Abbott Laboratories (ABT) didirikan pada tahun 1888 di Chicago, Illinois, oleh Dr. Wallace C. Abbott, seorang dokter dan apoteker yang berkomitmen untuk mengubah praktik pengobatan melalui ekstraksi ilmiah senyawa alami dan standarisasi farmasi berbasis bukti. Awalnya bernama Abbott Alkaloidal Company, perusahaan ini mengadopsi nama Abbott Laboratories pada tahun 1915 sebagai simbol transformasinya menjadi lembaga penelitian medis global yang terintegrasi. Misi intinya — 'Meningkatkan kesehatan di mana saja, untuk siapa saja' — tetap menjadi kompas strategis utama selama lebih dari 135 tahun, membimbing inovasi etis, keunggulan klinis, dan akses inklusif ke solusi kesehatan. Di Indonesia, Abbott memulai operasinya sejak 1971 dan telah menjadi mitra strategis Kementerian Kesehatan RI dalam program skrining kanker, penguatan laboratorium kesehatan daerah, serta pelatihan tenaga kesehatan nasional melalui Abbott Medical Education Program.
Portofolio produk Abbott terbagi dalam empat segmen bisnis inti: Pharmaceutical Produk Terestabilisasi, Produk Diagnostik, Produk Nutrisi, dan Perangkat Medis. Segmen Farmasi menawarkan obat generik berkualitas tinggi untuk insufisiensi eksokrin pankreas, sindrom iritasi usus besar (IBS), hipertensi, dislipidemia, hipotiroidisme, vertigo vestibular, dan infeksi bakteri (klarithromisin), serta vaksin influenza dan terapi regulasi ritme kolon. Segmen Diagnostik mencakup sistem laboratorium otomatis (ARCHITECT®, ALINITY®), sistem molekuler berbasis PCR (m2000™), platform point-of-care seperti ID NOW™ dan i-STAT®, tes cepat lateral flow untuk HIV, SARS-CoV-2, influenza A/B, RSV, dan strep A, serta sistem uji kardiometa-bolik (Afinion™). Segmen Nutrisi menyediakan formula bayi Similac®, nutrisi ibu hamil dan menyusui, serta nutrisi dewasa (Ensure®, Glucerna®). Segmen Perangkat Medis mencakup sistem pemantauan glukosa FreeStyle Libre™, perangkat neuromodulasi Amplitude™ untuk nyeri kronis, terapi MitraClip™ untuk penyakit katup jantung, serta perangkat manajemen ritme jantung Expand™ — semua dikembangkan melalui investasi R&D global senilai USD 4,2 miliar per tahun dan pusat inovasi lokal di Jakarta dan Surabaya.
Secara global, Abbott beroperasi di lebih dari 160 negara dengan kehadiran kuat di pasar berkembang, termasuk Indonesia, Brasil, Nigeria, dan Vietnam. Di Indonesia, Abbott memiliki lebih dari 1.200 karyawan, tiga fasilitas produksi bersertifikat GMP (di Jakarta, Surabaya, dan Makassar), dan jaringan distribusi yang menjangkau lebih dari 25.000 apotek, rumah sakit, dan puskesmas di seluruh 34 provinsi. Target demografisnya sangat luas: bayi dan balita (Similac®), ibu hamil dan menyusui (Similac Mom®), pasien diabetes (FreeStyle Libre™), lansia dengan malnutrisi (Ensure®), pasien kardiovaskular (MitraClip™), serta populasi pedesaan melalui program mobile diagnostic unit dan layanan telehealth berbasis AI. Abbott juga menjadi salah satu mitra utama dalam program Nasional Skrining Kanker Serviks dan Payudara Kemenkes RI, serta mendukung digitalisasi laboratorium kesehatan daerah melalui integrasi sistem ALINITY® dengan e-health nasional.
Ke depan, Abbott telah meluncurkan visi strategis 'Advancing Health 2030', yang berfokus pada tiga pilar utama: (1) Transformasi digital kesehatan — termasuk peluncuran aplikasi FreeStyle LibreLinkUp™ untuk manajemen diabetes berbasis keluarga, serta platform AI-driven diagnostics analytics (Abbott Informatics) untuk prediksi risiko penyakit kronis; (2) Perluasan akses di pasar berkembang — melalui produksi lokal cartridge diagnostik berbiaya rendah, formulasi nutrisi berbasis bahan lokal (seperti tempe dan kedelai fermentasi), dan pelatihan 10.000 tenaga kesehatan desa melalui program Abbott Community Health Academy; (3) Keberlanjutan lingkungan — dengan komitmen mencapai net-zero emisi karbon pada 2030, penggunaan 100% energi terbarukan di semua fasilitas Indonesia pada 2025, serta inisiatif zero-waste-to-landfill di pabrik Surabaya. Pada 2024, Abbott mengumumkan investasi USD 150 juta untuk membangun Global Diagnostics Innovation Hub di Jakarta, yang akan menjadi pusat pengembangan solusi diagnostik berbasis AI khusus untuk Asia Tenggara.